Pasang Iklan | Download Mozilla Terbaru | Zodiak Hari Ini | Jadwal Bola TV
Google

Ketika Awwam Membubarkan Penikmat Miras

Diterbitkan oleh pada hari Selasa, 09 Agustus 2011
kisah awwamKetika Awwam Membubarkan Penikmat Miras ---Once upon a time in somewhere..Awwam menghidupi dirinya jadi tukang jaga malam atau tukang ronda. Namanya tukang jaga malam maka pergaulannya gak jauh-jauh dari anak-anak yang sering begadang dan gak jelas. Kegiatan mereka-pun pasti dibarengi dengan minuman keras setiap kali mereka nongkrong. Sialnya, anak-anak tongkrongan ini merupakan anak-anak komplek tempat si Awwam jaga malam. Secara struktural, Awwam adalah kacung mereka. Karena pekerjaan Awwam adalah menjada rumah orang tua anak-anak kaya tersebut.

Nurani si Awwam sepertinya kurang menyambut baik cara-cara yang dilakukan oleh anak-anak ini. Kebiasaan mereka setelah mabuk dengan melempar dan memecahkan botol minuman ke aspal sangat tidak disukai Awwam. Belum lagi ada kontradiksi dihati Awwam tentang istilah "Khamr" yang diharamkan itu. Singkat cerita Awwam-pun bergabung dengan anak-anak ini dan ikut minum. Satu malam, dua malam Awwam terus minum bersama anak -anak ini. Tapi Awwam sama sekali tidak menunjukkan dampak buruk dari miras ini walaupun sebagian anak yang lain kebanyakan sudah tidak sanggup lagi. Bahkan Awwam pernah membawa 2 botol penuh miras lokal yang belum dibuka karena peminumnya sudah teler duluan.

Malam ketiga ketika Awwam diajak anak-anak ini untuk minum bersama mereka lagi, dengan lemah lembut Awwam berkata,
"Maaf ya Sobat, bukannya Abang gak mau minum. Terus terang dua malam kemaren Abang cuma menghormati kalian aja dengan ikut minum-minuman oplosan seperti itu. Bagi abang itu gak ada efeknya sama sekali. Jadi Abang ikut ngemil kacangnya aja ya..?"
Namanya anak orang kaya, mendengar ucapan Awwam seperti itu, salah satu dari mereka berkata,
"Oh santai Bang. Kalo begitu saya beli dulu ya..."
Belum sempat Awwan bicara motor Kawasaki Ninja Anak itu sudah mengaum tancap gas mencari minuman yang Awwam maksud.

Selang beberapa waktu anak itu kembali dengan sebotol miras red label yang Awwam taksir pada jaman itu sekitar 400 ribuan jika beli resmi. Terlihat dari cukainya yang masih menempel di tutup botol. Awwampun berkata,
"Nah kalo yang beginian Abang bisa betah jaga malam. Komplek ini pasti aman banget...hehe"
Malam itu dilalui Awwam dengan puas sembari mengenang minuman serupa dimasa lalu Awwam saat ikut Om-nya ke Singapore tuk nyelundupin rokok.

Malam-malam berikutnya ada keanehan yang Awwam lihat ditempat tongkrongan anak-anak komplek tersebut. Hampir satu minggu Awwam tidak melihat mereka pesta miras lagi. Hingga pada suatu waktu Awwam bertemu salah satu dari mereka da bertanya,
"Kok gak ngumpul lagi Mas..hehe. Komplek jadi sepi tuch gak ada kalian..?"
Anak tersebut menjawab,
"Maaf Bang, kita sekarang dah jarang ngumpul. pun Kalo ngumpul biasanya gak di komplek. Paling juga di tempat temen lainnya.." Lho kenapa? Sahut Awwam." Kami gak enak sama Abang. Kalo Abang nimbrung trus kami harus beli minuman Abang, bisa-bisa uang jajan kami sebulan habis dalam seminggu. Kalo kami minum oplosan seperti biasa kami gak enak sama Abang".
Mendengar ucapan polos seperti itu, Awwam dengan bijaknya merangkul bahu anak itu yang notabene lebih tinggi tubuhnya dari Awwam sambil berkata,
"Abang sih bukannya gak mau. Tapi coba pikir, kitakan melakukan sesuatu itu harus ada efeknya. Kalo oplosan lokal gitu abang gak ngefek. Pun ada efeknya bagi kalian, masak efeknya teler. lalu nikmatnya dimana?"
Anak tersebut mengangguk-angguk sambil berkata lagi,
"Tapi bener lo Bang, kami minta maaf gak bisa kumpul lagi.." Oh gak apa-apa. Abang ngerti kok.." timpal Awwam.
Setelah kejadian itu, Awwam berdoa di dalam hati,
"Terima kasih Ya Allah, Kau telah menjauhkan mereka dari tempatku mencari nafkah. Dan semoga Engkau membukakan hati mereka untuk menjauhi larangan-Mu".
Loh kok Awwam tidak mendoakan dirinya sendiri agar tidak suka minum-minuman mahal seperti itu? Mungkin karena itulah Allah tidak pernah memberi peluang Awwam memiliki uang yang lebih yang membuat Awwam bisa membeli minuman mahal tersebut..Awwam...Awwam...