Pasang Iklan | Download Mozilla Terbaru | Zodiak Hari Ini | Jadwal Bola TV
Google

April Mop Hari Pembantaian Muslim Spanyol?

Diterbitkan oleh pada hari Rabu, 04 April 2012
April Mop Hari Pembantaian Muslim Spanyol? ---Hampir lupa dengan April Mop atau The April's Fool Day yang biasanya selalu semarak di dunia maya saat memasuki 1 April. Untungnya Google Insights menjadikan April Mop sebagai kata pencarian yang melonjak dalam seminggu ini.

April Mop di dunia maya sepertinya memang sudah menjadi tradisi yang sering di rayakan. Bahkan Google pada April Mop tahun 2011 lalu juga memperingatinya dengan mengeluarkan Gmail Motion Beta, sebuah program atau fitur baru gmail yang seolah-olah benar ada. Tapi ternyata hanya tipuan belaka alias cuma buat ngerjain penggunanya bertepatan dengan April Mop pada 1 April. Wajar jika tradisi ini disebut dengan The April's Fool Day atau hari di bulan april yang membodohi atau ngerjain. Lalu benarkah tradisi April Mop ini berasal dari tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H saat ummat Islam Spanyol dibantai di pelabuhan Granada?

Sebuah catatan dari eramuslim.com menginspirasi postingan kali ini tentang sejarah April Mop. Secara lengkap bisa di baca disini. Karena kali ini saya cuma bisa beropini tentang pendapat ini.

Jika kita melihat tradisi dari April Mop sendiri yang memang sarat dengan "Pranking" atau ngerjain, mungkin sejarah yang ditulis oleh eramuslim tersebut ada benarnya. Di dalam aturan Islam sendiri, pranking atau ngerjain memang tidak diperbolehkan. Alasannya juga sudah jelas, karena memang lebih banyak mudharatnya dibandingkan manfaat sukanya yang biasanya di iringi dengan tawa orang yang ngerjain dan yang dikerjain saat sadar bahwa ini hanyalah keisengan belaka. pada post iskaruji dot com sendiri sudah bisa dilihat dampak buruk dari pranking atau ngerjain seperti pada post Mega Suster Ngesot vs Pak Satpam ataupun seperti pada Video Pesta Kejutan Berbuah Kematian. Jelas sekali bahwa tindakan ngerjain seperti tradisi April Mop sering menimbulkan masalah atau mudharat.

Dari sejarah yang ditulis oleh eramuslim sendiri juga terlihat bahwa tentara salib ngerjain sipil muslim Spanyol yang tidak berdaya untuk berkumpul di pelabuhan Granada, yang seolah-olah akan diselamatkan dan berlayar keluar dari Spanyol. Namun kenyataannya tidak demikian adanya. Setelah mereka keluar dari rumah mereka masing dan berkumpul di pelabuhan, justru sipil muslim Spanyol yang kebanyakan terdiri dari anak-anak dan perempuan dibantai dengan keji tanpa perikemanusiaan di pelabuhan Granada Spanyol. Sangat terlihat kesamaan dari sisi pranking ata ngerjain yang sering di lakukan pada perayaan April Mop.

Sikap kita, baik sebagai muslim maupun sebagai bangsa yang juga amat sangat kaya dengan tradisinya, tentunya perlu lagi menyikapi April Mop ini dengan lebih bijak lagi. Terlepas dari benar atau tidaknya korelasi sejarah antara tradisi April Mop dengan pembantai muslim Spanyol, tentunya kita tidak perlu mengadopsi budaya semacam ini secara mentah-mentah. Bukankah kita sebagai bangsa Indonesia juga amat sangat kaya dengan budayanya?

Akhirnya, mari kita jadikan tradisi April Mop ini sebagai ajang pembelajaran dan perenungan tentang manfaat dan mudharatnya. Baik bagi kita sebagai pribadi maupun bagi kita sebagai bangsa yang besar karena budayanya. Tentang kebenaran April Mop sebagai hari Pembantaian Muslim Spanyol, biarlah para ahli sejarah yang berpendapat benar atau tidaknya.

Happy Blogging!