Saya Seorang Manusia Multitasking ---Bersilaturrahmi dengan sahabat lama yang sudah puuhan tahun tidak bertegur sapa memang mengasyikkan. Untungnya, nikmat kemajuan teknologi bisa menghadirkan silaturrahmi tanpa perlu bertatap muka dan berjabat tangan. Banyak kenangan yang terlontar dari pembicaraan telepon, yang kembali membuka masa-masa indah semasa sekolah dulu. Masa dimana kita masih merasa "paling". Namun ketika sang sahabat mulai bertanya tentang kegiatan sekarang (baca:pekerjaan), mulailah hati ini gusar.
Secara prosedural yang diakui hukum, mungkin dengan gampangnya aku menjawab, "Pekerjaan: Buruh Tani/Perkebunan". Setidaknya itu yang tertulis di KTP. Entah kenapa tertulis demikian. Apa mungkin karena pihak kecamatan sedang melihat saya ngarit bersama sobat Alkatro, atau karena memang kerjaan tukang bikin KTP yang asal. Maklum, setiap urusan yang berhubungan dengan birokrasi, saya lebih mampu "membayar" daripada ngurusin sendiri. Takutnya jadi mirip "Film India", jelata menentang dan menghardik tirani. Belum lagi ditambah trauma karena pernah memukul meja loket pembayaran listrik hanya karena si petugas gak bisa membayar kelebihan pembayaran sebesar Rp 80,- (delapanpuluh rupiah).
Kembali kepertanyaan teman lama tentang pekerjaan. Saya tidak menjawab pekerjaan saya seperti di KTP, karena memang baru saya sadari sejak PPC Kliksaya.Com meminta fotocopy KTP. Yang artinya setelah perbincangan saya dengan sahabat lama tersebut beberapa waktu lalu. Dan karena jawaban saya pada waktu itu kurang padat, hanya dengan jawaban singkat, "Saya ini Manusia Multitasking", maka pada postingan kali ini saya coba menjelaskan lebih dari apa yang sahabat dengar.
Saya ini Seorang Kuli Bangunan 
Dedikasi saya sebagai kuli bangunan cukup sukses. Sebagai kuli yang sukses, tubuh saya terasa sehat dan kuat. Bukan karena banyak minum susu, melainkan karena sirkulasi kandungan air ditubuh saya lancar. Sobat sekalian pastinya bisa membayangkan sebabnya. Keringat dan peluh dibadan selalu keluar dan diisi lagi dengan air minum karena haus. Kemudian berkeringat lagi. Begitu seterusnya hingga selesainya hari. Keadaan seperti ini memang membuat sehat sekaligus bikin terkapar malam harinya. Jangankan bisa beraktifitas biologis, "ngaceng-pun" gak bisa.
Ehm...Kata "Ngaceng" sering saya pakai dalam postingan blog ini. Saya mau puas-puasin karena jengkel kemaren di red-list karena menulis kata "p**no" oleh google. Dan begitu bodohnya google karena tidak paham kata "Ngaceng" seperti pada post
sampah foredi dan obat ngaceng. Kok google tidak bisa mendeteksi kata "ngaceng"? Jawaban standar, karena google memang impoten dan gak bisa ngaceng. Coba kalo bisa ngaceng dan gak impoten. Pastinya "Blog tidur" sudah musnah dari search engine-nya.
Saya ini Seorang Kondektur Bus 
Sebagai Kondektur bus, tubuh saya semakin sehat. Indera perasa saya semakin tajam dan kemampuan meramal saya juga semakin tajam. Sebagai kondektur bus saya harus bisa membedakan yang mana benar-benar penumpang dan yang mana copet. Kondektur bus amatiran pastinya tidak bisa membedakan ini. Namun karena dulunya saya juga mantan copet, jadi tahu bagaimana gerak-gerik copet saat naik dan berada didalam bus.
Ketika sedang beroperasi, sebagai kerent bus profesional, saya bisa membaca kapan saya bisa memerintahkan sopir untuk mempercepat laju kendaraan atau kapan santai. Ini karena saya tahu saat dan dimana penumpang rame. Dengan kualifikasi saya sebagai kondektur bus tersebut, harusnya sobat mengakui bahwa saya memang seorang kondektur bus yang paling sukses saat ini.
Saya ini Tukang Online 
Istilah tukang insinyur mungkin sudah sobat dengar di serial Si Doel Anak Sekolahan. Namun Tukang Online, itu adalah pekerjaan saya. Sebuah pekerjaan abad 21 yang sifatnya "wang sinawang". Sebuah istilah yang menggambarkan ketidaksinkronan antara apa yang dilihat dengan yang sebenarnya. Jika sobat melihat saya sebagai seorang blogger (orang yang punya blog di blogger.com dan bisa makan darinya) mungkin itu salah. Karena sebenarnya saya seorang kondektur bus yang seolah blogger, ataupun blogger yang seolah-olah kuli bangunan. Hanya pekerjaan sebagai Tukang online yang bisa melakukan ini.
Sebagai bukti lagi bahwa pekerjaan tukang online itu berbeda dari yang terlihat bisa dilihat di curhat saya "
Jika Ada Orang Yang Bertanya Kepadamu Bilang Saja Bapakmu Tukang Online".
Hal yang saya paparkan diatas adalah sebagian kecil yang bisa saya buktikan melalui post ini. Ini juga menunjukkan bahwa saya ini adalah Manusia Multitasking. Manusia yang bisa melakukan aktifitas dalam satu waktu. Istilah multitasking sendiri kita ketahui setelah ada handphone yang bisa buat dengar mp3 sambil sms-an. Walaupun sebenarnya belum terlalu hebat jika dibandingkan dengan handphone yang bisa sekaligus digunakan untuk "ngulek sambal di cobek". Kebayangkan bentuk hp-nya?
Selain itu, sobat juga bisa menggunakan istilah manusia multitasking seperti yang saya gunakan jika malas menggunakan kata "pengangguran, serabutan, gak jelas, luntang lantung beserta sahabat-sahabatnya".
Happy Blogging!