Pasang Iklan | Download Mozilla Terbaru | Zodiak Hari Ini | Jadwal Bola TV
Google
San Diego Hills Karawang

OB Agus Umroh dan Tawaran Menjadi Caleg Garut | Ketika Kejujuran Menjadi Langka

Diterbitkan oleh pada hari Selasa, 08 Januari 2013
OB Agus Umroh dan Tawaran Menjadi Caleg Garut | Ketika Kejujuran Menjadi Langka ---Rezeki Agus Chaeruddin (35) atau sering ditulis oleh media pemberitaan sebagai "OB Agus" adalah seorang seorang petugas kebersihan di salah satu bank swasta, menemukan uang 100 juta tergeletak di lantai begitu saja medio Juli 2012 lalu. Tanpa berpikir panjang, OB Agus yang terkaget-kaget melihat tumpukan uang 100 juta dan langsung melaporkan ke petugas keamanan. Sambil terus menyebut nama Allah SWT, OB Agus tak berniat mengambil selebar pun uang itu.
ob agus
Tindakan OB Agus ini ternyata menuai begitu banyak pujian. OB Agus diharapkan jadi contoh yang baik ketika kejujuran menjadi amat langka di Indonesia ini. Ia pun menerima begitu banyak penghargaan. Baik berupa uang tunai dari tempatnya bekerja, hingga tiket umroh-haji dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Foto atas menunjukkan menunjukkan ketika OB Agus dan keluarga berada dan berfoto bersama dengan Ketua FPKS DPR RI, Hidayat Nur Wahid di DPP PKS Jakarta pada 1 Januari 2013.

Hikmah berlipatgandapun tidak hanya seperti yang telah dipaparkan diatas. Karena kejujurannya, OB Agus bahkan dianggap jauh lebih baik dan bermartabat dari Bupati Aceng Fikri yang beberapa waktu lalu heboh akibat pernikahan kilatnya dengan Fani Oktora. Oleh karenanya PKS menawarkan OB Agus untuk menjadi calon legislatif (Caleg) Garut. Mungkin maksudnya untuk menunjukkan bahwa Garut juga memiliki tokoh baik yang bikin heboh, tidak hanya Aceng Fikri yang telah membuat Garut malu.

Tawaran PKS untuk menjadi Caleg Garut ini memang tidak langsung diterima oleh OB Agus. Walaupun ia juga tidak menolak. OB Agus hanya merasa belum pantas. Walaupun begitu ia menyerahkan semua keputusan ini kepada orang tuanya.

Dari semua rentetan keberuntungan yang diterima OB Agus diatas, timbul pertanyaan di benak kita, benarkah semua berkah yang di terima oleh OB Agus karena ia jujur? Itulah alasan utama kenapa ia menerima penghargaan. Namun jika kita telaah lebih jauh lagi, itu terjadi karena memang kejujuran di Indonesia ini sudah begitu langka. Disaat para pejabat kaya masih mau dan mampu menguras hak orang lain dengan korupsi, maka tidak bagi OB Agus yang hanya pegawai rendahan. Semoga ini bisa menjadi contoh yang baik bagi kita semua.
produk import