Pasang Iklan | Download Mozilla Terbaru | Zodiak Hari Ini | Jadwal Bola TV
Google

Fakta Dibalik Meninggalnya Bayi Dera Nur Anggraini

Diterbitkan oleh pada hari Selasa, 19 Februari 2013
Fakta Dibalik Kisah Meninggalnya Bayi Dera Nur Anggraini ---Tuhan memang sudah berkehendak atas ketentuan Bayi Dera Dera Nur Anggraini yang meninggal pada hari Sabtu 16 Februari 2013 lalu. Setelah sepekan berjuang melawan penyakitnya, akhirnya bayi Dera mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 18.00 WIB di Rumah Sakit Zahira, Jakarta Selatan. Meninggalnya Bayi Dera kini menyisahkan kisah tersendiri bagi orang-orang yang telah di tinggalkannya. Berikut adalah Fakta Fakta Dibalik Meninggalnya Bayi Dera Nur Anggraini.
Bayi Dera Meninggal
BAYI DERA LAHIR PREMATUR
Bayi Dera merupakan anak pertama passangan Eliyas Setyonugroho (20) dan Lisa Darawati (20). Bayi Dera lahir kembar dengan saudaranya Bayi Bayi Dara. Bayi Dera lahir prematur dengan berat 1 kg. Sedangkan saudara kembarnya Bayi Dara lahir dengan berat 1,4 Kg. Bayi Dera dan Dara Dera dan Dara dilahirkan 11 Februari lalu di RS Zahira, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
BAYI DERA LAHIR DENGAN KERONGKONGAN BELUM SEMPURNA
Menurut keterangan pihak Rumah Sakit Zahira, Selama proses perawatan Bayi Dera, ditemukan kerongkongan yang tidak terbentuk dengan sempurna lahir prematur. Karena fasilitas di Rumah Saki Zahira minim maka bayi dirujuk ke rumah sakit lain yang punya fasilitas lebih baik. Sayangnya, 10 rumah sakit tidak bisa menampung Bayi Dera hingga ia meninggal dunia.
BAYI DERA DI TOLAK 10 RUMAH SAKIT
Karena peralatan minim di Rumah Sakit Zahira, sedangkan Bayi Dera butuh perawatan ekstra, akhirnya Ayah Bayi Dera mencari RS rujukan lainnya. Mulai dari RS Fatmawati, RSCM, RS Harapan Kita, RS Pasar Rebo, RS Harapan Bunda Pasar Rebo, RS Asri, RS Tria Dipa, RS Budi Asih, RS JMC, hingga RS Pusat Pertamina. ayangnya, 10 rumah sakit tersebut tidak bisa menampung Bayi Dera hingga ia meninggal dunia.
AYAH BAYI DERA MENGINAP DI PARKIRAN RSCM
Dalam rangka mencari rumah sakit rujuakan untuk Bayi Dera, salah satu rumah sakit yang di datangi oleh Ayah Bayi Dera adalah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Birokrasi RSCM menganjurkan agar Ayah Bayi Dera datang esok harinya harinya rumah sakit penuh. Karena sudah larut malam waktu itu, Ayah Bayi Dera akhirnya memutuskan tetap menunggu di rumah sakit dan memilih tidur di parkiran RSCM.
Semoga semua Fakta Dibalik Meninggalnya Bayi Dera Nur Anggraini ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, betapa mahalnya nilai sehat itu. Dan betapa susahnya jika orang susah tertimpa kesusahan...