Pasang Iklan | Download Mozilla Terbaru | Zodiak Hari Ini | Jadwal Bola TV
Google

Polwan Dilarang Berjilbab Karena Melanggar Aturan

Diterbitkan oleh pada hari Minggu, 16 Juni 2013
Polwan Dilarang Berjilbab Karena Melanggar Aturan ---Sebuah polemik baru muncul di masyarakat terkait polisi wanita (polwan) memakai jilbab melanggar aturan. Mengacu kepada pernyataan orang nomor dua di Polri, Komjen Pol Nanan Sukarna, terkait polwan berjilbab lebih baik berhenti jadi polisi beberapa waktu lalu, menimbulkan reaksi pro dan kontra di masyarakat.Polwan BerjilbabDikutip dari berbagai sumber online, Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan polwan berjilbab seperti di Aceh dan beberapa negara di belahan barat tidak mempengaruhi kinerja mereka. IPW sendiri mendukung polwan yang ingin memakai jilbab. Namun harus melalui upaya mengubah peraturan seragam wanita untuk anggota Polri.

Pihak Kepolisian sendiri menegaskan, penggunaan jilbab oleh polisi wanita (polwan) belum dicantumkan dalam aturan umum seragam kepolisian. Sebab itu, penggunaan jilbab oleh polwan di luar Nanggroe Aceh Darussalam adalah pelanggaran. Aturan seragam Polri dicantumkan dalam Keputusan Kapolri No Pol: Skep/702/IX/2005 tentang sebutan penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS polisi. Polwan Dilarang Berjilbab Karena Melanggar Aturan tersebut.

Walaupun demikian, masyarakat berharap Polri ada baiknya mengkaji kembali larangan mengenakan jilbab kepada polwan seperti yang tertera pada aturan tersebut. Meskipun seragam berkaitan dengan aturan institusi namun hal itu tidak mesti membuat Polri melanggar hak berpakaian para polwan berjilbab. Apalagi jika Polwan Dilarang Berjilbab Karena Melanggar Aturan dan di pecat.

Semoga kedepannya Polri bisa lebih arif lagi menyikapi masalah ini. Karena bisa saja akan menjadi isu baru yang sensitif jika Polwan Berjilbab dilarang dan dianggap Melanggar Aturan.