Pasang Iklan | Download Mozilla Terbaru | Zodiak Hari Ini | Jadwal Bola TV
Google

2 Ucapan Akil Mochtar Ketua MK Yang Siap Ditanggung Setelah Ditangkap KPK

Diterbitkan oleh pada hari Kamis, 03 Oktober 2013
2 Ucapan Akil Mochtar Ketua MK Yang Siap Ditanggung Setelah Ditangkap KPK ---Berita mengejutkan, lagi-lagi datang dari lembaga negara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada Rabu malam 2 Oktober 2013 sekitar pukul 22.00 WIB, KPK melakukan operasi tangkap tangan di Jalan Widya Chandra III No. 7. Yang mencengangkan, pemilik rumah yang dijadikan target oleh penyidik KPK adalah Akil Mochtar Ketua MK.
Akil Mochtar Ketua MK Ditangkap KPKAkil Mochtar yang menjabat ketua MK menggantikan Mahfud MD pada 20 Agustus 2013 lalu, tertangkap tangan telah melakukan serah terima dengan seorang anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Chairun Nisa dan seorang pengusaha inisial CN. Lalu, bentuk hukuman apakah yang bakal ditanggung oleh Akil Mochtar? Mungkinkah KPK akan mewujudkan komitmen Akil Mochtar tentang hukuman bagi seorang koruptor?

Dan berikut adalah 2 Ucapan Akil Mochtar Ketua MK Yang Siap Ditanggung Setelah Ditangkap KPK, seperti yang dirangkum dari Merdeka.com.

POTONG JARI KORUPTOR
Maraknya aksi korupsi yang dilakoni sejumlah pejabat kerap membuat panas beberapa kalangan termasuk Akil Mochtar. Dia menilai, hukum kurungan penjara dan membayar denda yang dijatuhkan kepada para koruptor tidak sebanding dengan kerugian negara yang disebabkan aksi culas mereka.
"Lebih naik dipermalukan dengan mencacatkan salah satu bagian tubuhnya," ucap Akil.
Ketika itu Akil merasa jika hukuman potong tangan dinilai terlalu kejam, maka sangat relevan memotong jari koruptor yang menyusahkan banyak orang.
"Daripada harus dihukum tembak mati. Lebih baik dimiskinkan dan dipotong jarinya. Ketika berbaur di masyarakat, masyarakat tahu kalau dia adalah koruptor," jelas Akil.
MISKINKAN KORUPTOR
Akil Mochtar selalu memasang sikap antipati terhadap para koruptor yang telah menyebabkan negara merugi hingga ratusan miliar bahkan hingga triliunan rupiah. Setelah dengan lantang meminta hukuman potong jari, pria lulusan S3 Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat ini mengusulkan agar para koruptor dihukum dengan cara dimiskinkan.
"Pemiskinan koruptor itu kalau hartanya didapat dari negara," ucap Akil.
Pemiskinan terhadap koruptor dinilai Akil merupakan hukuman yang pantas, karena khalayak tidak mengetahui kapan aksi mereka akan diulangi lagi atau tidak.
Yang jadi pertanyaan sekarang, akankah KPK mewujudkan 2 Ucapan Akil Mochtar Ketua MK setelah tertangkap tangan korupsi?