Pasang Iklan | Download Mozilla Terbaru | Zodiak Hari Ini | Jadwal Bola TV
Google

Kiamat Internet 2014: Internet Indonesia Bakal Mati Total

Diterbitkan oleh pada hari Rabu, 24 September 2014
Kiamat Internet 2014: Internet Indonesia Bakal Mati Total ---Benarkah demikian? Kisah dimulai dari kasus Indar Atmanto, mantan Dirut Indosat Mega Media (IM2) yang harus mendekam di LP Sukamiskin selama 8 tahun karena tuduhan korupsi pengadaan jaringan 2,1 GHz/3G PT Indosat.
Kiamat Internet 2014Tidak hanya sampai disitu, Indar Atmanto juga harus membayar denda Rp 300 juta subsider kurungan 6 bulan. Dalam putusan kasasi, MA juga menghukum IM2 untuk membayar uang pengganti Rp 1.358.343.346.670.- Kejagung selaku eksekutor juga memerintahkan IM2 untuk membayar uang pengganti tersebut. Lalu, apakah hubungannya kasus diatas dengan Kiamat Internet 2014?

Seperti kita ketahui, masyarakat bisa terhubung ke jaringan internet, aktif di sosial media, melakukan aktifitas perbankan, dan laiin-lain, semua berkat Jasa Layanan Internet atau Internet Service Provider (ISP). Di Indonesia sendiri setidaknya ada 200an lebih Jasa Layanan Internet (ISP). Dan semua ISP ini, dalam menjalankan bisnisnya persis seperti yang dilakukan oleh Indar Atmanto, yang mengacu kepada peraturan dan telah dianggap benar oleh regulator telekomunikasi seperti Kementerian Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Hasilnya, Indar Atmanto terbukti bersalah dan masuk penjara. Mungkinkah semua pebisnis ISP masuk penjara nantinya?

Jika memang skema bisnis ISP seperti yang dilakukan oleh IM2 dan Indosat adalah ilegal dan berlaku sama untuk semua penyedia layanan internet atau ISP di Indonesia, maka sudah dipastikan akan terjadi Kiamat Internet 2014. 71 juta pengguna internet di Indonesia akan terancam tidak bisa mengakses internet karena Internet Indonesia Bakal Mati Total. Hal ini mungkin saja terjadi karena para pebisnis Jasa Layanan Internet (ISP) lebih memilih mnenutup layanannya ketimbang masuk penjara seperti yang dialami Indar Atmanto.

Akhirnya, semoga saja ada jalan keluar melalui regulasi yang lebih baik agar Internet Indonesia Tidak Mati Total dan tidak terjadi Kiamat Internet 2014...