Pasang Iklan | Download Mozilla Terbaru | Zodiak Hari Ini | Jadwal Bola TV
Google

4 Hal Yang Membuat Awan Cumulonimbus Berbahaya Bagi Penerbangan

Diterbitkan oleh pada hari Kamis, 01 Januari 2015
Awan Cumulonimbus BerbahayaPesawat Jatuh Akibat Awan Cumulonimbus ---Hingga saat ini, penyebab musibah yang menimpa Pesawat AirAsia QZ8501 yang kini sudah ditemukan masih simpang siur. Namun salah satu penyebab yang paling santer diperbincangkan adalah keberadaan Awan Cumulonimbus Penyebab Pesawat Terbang Jatuh. Lalu, benarkah Awan Cumulonimbus Berbahaya Bagi Penerbangan?

Berikut adalah 4 Hal Yang Membuat Awan Cumulonimbus Berbahaya Bagi Penerbangan dan bisa membuat pesawat jatuh, seperti yang dikutip dari Merdeka.com berikut ini:

AWAN Cumulonimbus MENYEBABKAN TURBULENSI
Turbulensi yang terjadi secara mendadak pada sebuah pesawat akibat kemunculan awan Cumulonimbus dapat menyebabkan sebuah pesawat kehilangan tenaga. Turbulensi sejatinya adalah guncangan-guncangan yang terjadi pada pesawat saat terbentur dengan massa udara yang datang dengan kecepatan tinggi. Jika diibaratkan, turbulensi mirip dengan menabrak polisi tidur saat tengah berkendara. Namun, pesawat-pesawat modern sudah dilengkapi dengan badan yang tahan terhadap turbulensi. Akan tetapi, turbulensi sering kali menyebabkan cedera pada penumpang pesawat, terutama saat mereka tidak mengenakan sabuk pengaman. Pilot yang berpengalaman pun biasanya dapat mengatasi masalah ini atau mendarat darurat akibat masalah turbulensi.
AWAN Cumulonimbus MENIMBULKAN UDARA EKSTRIM
Fenomena itu terjadi akibat perbedaan kecepatan angin yang yang berbeda di ketinggian tertentu. Aliran udara super kuat tersebut biasanya muncul saat sebuah awan badai atau Cumulonimbus terbentuk. Menurut ilmuwan, aliran udara itu dapat menghasilkan angin dengan kecepatan luar biasa, hingga 241 kilometer per jam. Dengan angin sekuat itu, bahkan pesawat terkuat pun bisa terhempas.
AWAN Cumulonimbus MENYEBABKAN HALILINTAR
Halilintar adalah komponen cuaca yang tidak bisa dipisahkan dari kehadiran awan Cumulonimbus. Menurut badan keamanan penerbangan Amerika, FSF, setidaknya sebuah pesawat komersil terkena petir satu tahun sekali. Akan tetapi, seringkali halilintar itu tidak menimbulkan masalah berbahaya bagi penumpang. Pesawat- pesawat modern pun sudah didesain untuk bertahan dari serangan halilintar. Dalam beberapa badai super, halilintar yang dihasilkan dapat membuat pesawat mengalami masalah kelistrikan parah atau kerusakan badan pesawat yang mengakibatkannya jatuh. Untungnya kejadian seperti itu jarang terjadi hingga saat ini.
AWAN Cumulonimbus MENYEBABKAN HUJAN ES
Di daratan, awan Cumulonimbus memang nampak cukup menakutkan dengan bentuknya yang bergerombol itu, namun di dalamnya jauh lebih mengerikan. Hujan es bisa terjadi dan dapat menyebabkan kerusakan parah pada badan pesawat. Pada beberapa kasus, es yang masuk ke mesin pesawat juga bisa menyebabkannya mati dan memberikan masalah cukup serius bagi pilot meski dia sudah dilatih untuk mempertahankan pesawat dari hantaman kristal es. Es pernah menyebabkan tragedi penerbangan, yakni jatuhnya pesawat Air France 447 di bulan Juni 2009 di samudra Atlantik.
Demikianlah informasi tentang 4 Hal Yang Membuat Awan Cumulonimbus Berbahaya Bagi Penerbangan dan bisa membuat pesawat jatuh pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat!